Selasa, 17 Agustus 2021

 Sistem Gerak Pada Manusia (TULANG)

Oleh : Nurul Badriyah, S.Pd.Si




Video Pembelajaran IPA | Materi Suhu dan Kalor

Oleh : Nurul Badriyah, S.Pd.Si




Video Pembelajaran IPA | Materi Besaran dan Pengukuran

Oleh : Nurul Badriyah, S.Pd.Si



 

Jumat, 16 Juli 2021

 

Efektifitas Pembelajaran Daring di Masa Pandemi


Oleh : Asmara Rosinta, S.Pd

15 Juli 2020


Situasi sekarang ini dimana virus covid-19 semakin marak dilingkungan sekitar dimana siapapun bisa terjangkit, merupakan alasan besar sekolah tidak mengadakan pembelajaran tatap muka melainkan melalui daring. Apa itu pembelajaran daring? Pertama-tama daring merupakan kependekan dari dalam jaringan atau dengan kata lain online. Kedua, pembelajaran daring merupakan pembelajaran dimana pelajar tidak pergi ke sekolah atau kampus melainkan tetap dirumah dan melakukan pembelajarannya melalui aplikasi. Aplikasi apa saja yang dimaksud? Setiap sekolah memiliki keharusan masing- masing, tapi yang pasti adalah memiliki aplikasi dimana guru dan pelajar bisa berinteraksi baik melalui video maupun suara.

Pembelajaran daring memiliki beberapa efek samping bagi pelajar dan guru yang buruk maupun baik. Apa saja efeknya? Pertama dengan adanya pembelajaran daring pelajar yang sulit untuk pergi kesekolah akan dimudahkan oleh hal ini karena mereka tidak perlu mencemaskan situasi mereka sekarang, tapi hubungan guru dan pelajar terasa semakin jauh. Efek lainnya adalah guru mudah untuk memberikan tugas kapan saja dan dimana saja, tapi dikarenakan hal ini terkadang guru menaruh beban terlalu banyak pada murid sehingga tugas yang diberikan padanya terkadang tidak terselesaikan tepat waktu atau tidak dikerjakan sama sekali. Dalam pembelajaran daring ini pelajar terkadang merasa jenuh atau lelah dikarenakan oleh pembelajaran yang membosankan, susah dimengerti, dan kurangnya aktivitas pelajar dalam pembelajaran. Pembelajaran daring ini memiliki efek paling besar bagi pelajar yang baru naik kelas dan telah berpindah sekolah. Dikarenakan pembelajaran daring ini membuat pelajar sulit bergaul dengan sesama pelajar dan sulit berkomunikasi dengan guru baru, dan dimana pelajar dipaksa untuk beradaptasi dengan sekolah barunya dan pembelajaran daring. Hal-hal ini bisa dibuktikan oleh kutipan berikut “Pelaksanaan pembelajaran secara daring terkesan tidak rata dan cenderung teacher centered. Ditambah lagi, jika melakukan diskusi, ada yang menjadi silence reader dan respon dari murid pun sedikit lebih pendek” (Moorhouse, 2020) dan juga dari kutipan “Dalam temuan lain dari kasus pelaksanaan pembelajaran online adalah guru merasa bingung dan merasa respon yang diharapkan tidak pasti, sehingga apakah guru melakukan pembatasan peran atau harus melakukan perluasan peran secara online” (Forkosh-Baruch & Hershkovitz, 2014). Jadi pernyataan diatas telah didukung oleh bukti pasti yang telah dilakukan penelitiannya.

Walapun pembelajaran daring dianggap menguntungkan untuk beberapa orang yang sudah memiliki penghasilan stabil atau hidup berkecukupan, dianggap kesulitan bagi orang yang berkekurangan dikarenakan pelajar dan guru dipaksa untuk membeli beberapa gadget seperti komputer atau laptop untuk memudahkan kegiatan pembelajaran bisa dilihat dari bukti kutipan ini Dalam pelaksanaan pembelajaran secara daring yang dilakukan di ruma, salah satu keterbatasan dalam pelaksanaan ini ialah sarana dan praarana yang mendukung, seperti laptop, komputer, handphone, kuota internet dan lain sebagainya”. Dari artikel Persepsi Guru Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Daring di PAUD                                       yang ditulis oleh Arifah Prima Satrianingrum. Apalagi jika guru tersebut tidak mengerti media yang dipakai oleh karena itu pembelajaran daring bisa dilihat positif ataupun negatif melalui beberapa perspektif yang berbeda.

 


Dikarenakan pembelajaran pada masa ini berbeda dengan masa-masa sebelumnya masih banyak yang bertanya seberapa efektif pembelajaran daring ini. Apakah lebih efektif dikarenakan pelajar lebih berniat belajar karena dirumahnya sendiri? Atau apakah kurang efektif dikarenakan pelajar dapat bermalas-malasan tanpa disadari oleh guru?

Pertama-tama, saat pembelajaran daring guru tidak bisa memastikan apakah pelajar dapat memahami materi yang diberikan olehnya dikarenakan pelajar akan segan untuk bertanya lagi kepada gurunya. Mengapa? Karena pelajar biasa akan malu untuk bertanyakepada gurunya lagi atau takut diomeli oleh gurunya karena tidak memahami materinya dan hanya akan berkata “ ya ” saat ditanya apakah sudah mengerti atau belum.

Kedua, masalah dalam pembelajaran tidak hanya masalah kepuasan pelajar akan pembelajarannya tapi juga akan masalah teknikal dan situasi kelas. Seperti apa sajakah masalah ini? Masalah teknikal mencangkup masalah internet dan koneksi seperti habis kuota dan koneksi tidak stabil, dan masalah situasi adalah sikap pelajar yang jenuh dan kurangnya pengertian pelajar akan teknologi atau aplikasi yang sedang dipakai seperti zoom, google classroom, ataupun email. Banyak juga pelajar yang ingin tatap muka full  sesegera mungkin, tapi dikarenakan situasi sekarang dimana vaksin covid belum ada untuk kalangan pelajar serta kesadaran yang masih kurang di masyrakat membuat sulitnya  semua pelajar dapat pergi kesekolah tanpa masalah.

Oleh karena itu, terlepas dari pembelajaran daring memiliki keefektifitasan maupun belum . ada baiknya tetap optimis dan semangat  dalam menghadapi ini semua. Kita percaya bahwa badai pasti berlalu. Dan akan  bertemu dikelas bersama-sama dengan senyuman bahagia dan masa depan ceria.


TRIK JITU BELAJAR DARING SERU BAGI PARA GURU

 TRIK JITU BELAJAR DARING SERU BAGI PARA GURU


Penulis  : Asmara Rosinta,S.Pd

Tanggal : 20 Juni 2020





SUMBER: https://www.google.com/imgres?imgurl=https%3A%2F%2Fgencil.news%2Fwp-content%2Fuploads%2F2020%2F09%2Fbelajar-daring.jpg&imgrefurl=https%3A%2F%2Fgencil.news%2Fgaya-hidup%2Ftips%2Ftips-tidak-bosan-belajar%2F&tbnid=aGoryKkRXiy1nM&vet=12ahUKEwis1OO0x63xAhXFm0sFHb_zB0oQMygmegUIARDgAQ..i&docid=z19h4B_-XOTspM&w=1200&h=675&q=foto%20gambar%20belajar%20daring&safe=active&ved=2ahUKEwis1OO0x63xAhXFm0sFHb_zB0oQMygmegUIARDgAQ

 

Menjadi seorang Guru tidaklah mudah. Apalagi semenjak masa pandemi covid-19, dimana pembelajaran dilaksanakan secara daring. Kalau boleh jujur,  sering kali dalam pembelajaran daring ditemui kejenuhan baik dari peserta didik maupun guru.  Bagaimana bisa mencapai tujuan pembelajaran yang sudah kita tentukan? Hal ini menjadi sebuah tantangan baru bagi guru yang haruslah dihadapi. Nah, untuk itu saya akan membagikan tips jitu kepada para guru agar dapat menciptakan suasana pembelajaran daring seru. Simak yuk tips-tipsnya :

1.      Lakukan dengan sepenuh hati

Adalah lebih eloknya segala sesuatu dimulai dari hati, segala sesuatu yang dimulai dari panggilan jiwa pastilah akan menghasilkan sesuatu yang baik. Sebagai guru ada baiknya melakukan pembelajaran dengan sepenuh hati, ini akan terpancar dari tingkah laku/tindakan  selama mengajar. Maksudnya bagaimana ya? Maksudnya seperti ini saat mengajar kita pastinya akan menyambut peserta didik dengan senyuman, nada suara yang semangat, memberi guyonan kecil agar pembelajaran tidak bosan, memberikan apresiasi berupa pujian, atau memotivasi peserta didik untuk terus mau berusaha dalam mencapai ketuntasannya. Ini akan membuat suasana pembelajaran yang menyenangkan dan pastinya peserta didik akan selalu menunggu kapan tiba saatnya pembelajaran dari guru bersangkutan.

2.      Persiapkan perangkat pembelajaran

Jika kita sebagai guru pastilah sudah tidak asing mendengar istilah perangkat pembelajaran. Yups..Perangkat pembelajaran adalah senjata atau alat persiapan yang harus disusun oleh guru dengan tujuan agar kegiatan pembelajaran dapat dilaksanakan dan sesuai dengan yang diharapkan. Perangkat pembelajaran terdiri dari silabus, rpp, prota, promes, buku absen, buku jurnal, buku penilaian, bundel portofolio, bank soal, dan media. Semua wajib disiapkan dengan sebaik-baiknya agar bisa mencapai ketuntasan. Dari sinilah kita bisa memilah-milah materi-materi mana yang nanti bisa dikembangkan agar menjadi interaktif.

 

3.      Setting kelas daring dengan nyaman

Maksudnya disini adalah guru benar-benar mempersiapkan kelas daringnya. Pilihlah kelas daring yang menyenangkan dan sesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan di sekolah masing-masing. Ada banyak pilihan kelas online yang bisa dipilih, misalnya Google Class Room, Microsoft Teams, atau lainnya. Setelah memilih maka aturlah kelas dengan baik, pengaturan kelas bisa dilakukan dengan menentukan fasilitas-fasilitas pendukung yang tersedia dalam aplikasi. Misal pada google class room bisa memilih virtual background atau yang lainnya. Jika kelas disiapkan dengan baik maka akan tercipta suasana nyaman di kelas online.

 

4.      Jalin komunikasi yang efektif dengan peserta didik

Dalam daring sering sekali ditemui kekakuan dalam berkomunikasi atau berinteraksi. Biasanya peserta didik lebih suka mematikan kamera dan mematikan micnya saat guru melakukan pertemuan virtual. Padahal di sini adalah saat yang tepat bagi guru dan peserta didik melakukan pembelajaran sekaligus bersosialisasi. Keadaan seperti ini tidak mungkin dibiarkan, oleh sebab itu guru haruslah merangkul peserta didik agar mau berkomunikasi dalam pembelajaran daring. Selain itu guru dapat memberi pendekatan personal dengan memberi pemahaman bahwa komunikasi di pembelajaran daring dengan tatap muka   sama saja, hanya pada daring menggunakan media sebagai penyambung komunikasi.

 

5.      Model pembelajaran yang efektif

Pilihlah model pembelajaran yang sesuai dengan pembelajaran abad 21. Pemilihan model pembelajaran yang efektif akan membuat suasana pembelajaran akan menarik dan tidak membosankan. Ada banyak model pembelajaran yang bisa dipilih, misalnya saja problem based learning disini peserta didik dapat bekerjasama melalui diskusi dalam memecahkan masalah dengan mencari jawaban melalui mesin pencari pada gawai atau laptop. Kemudian peserta didik dapat menyajikan hasil laporan diskusinya dengan berbagai bentuk (portofolio,poster,peta konsep, power point atau lainnya). Jika ini dijalankan dengan tepat maka peserta didik tidak akan bosan dalam mengikuti setiap pembelajaran yang kita disajikan.

 

 

6.      Media pembelajaran yang interaktif

Bagi peserta didik media pembelajaran adalah hal yang menarik dan ditunggu-tunggu oleh dalam pembelajaran. Guru dapat mempersiapkan media pembelajaran dengan baik, dengan memilih gambar yang menarik atau video pembelajaran yang seru. Karena disini peserta didik akan menilai kemampuan gurunya dalam memaparkan materi.

 

7.      Tidak berhenti untuk terus belajar

Untuk ini pastinya kita semua setuju, sejatinya pembelajaran dilakukan sepanjang hayat. Terutama saat ini, guru dituntut untuk terus berkembang dan berlari dalam mengejar ketertinggalan kita dalam menguasai teknologi. Karena pembelajaran sekarang berdampingan dengan teknologi. Mau tidak mau, setuju tidak setuju pandemi ini menuntut kita untuk beradaptasi dengan perubahan yang tidak menentu. Ditambah lagi pembelajaran tidak lagi berdasarkan teacher center namun sudah beralih menjadi student center. Banyak pelatihan-pelatihan yang bisa dikuti baik berbayar maupun tidak berbayar untuk mengasah kemampuan dalam menguasai teknologi. Pelatihan yang paling mudah diakses dan tidak berbayar adalah ayo guru belajar dan ayo berbagi. Disini kita akan mendapat banyak pengetahuan,keterampilan dan pengalaman hebat. Selain itu, kita bisa belajar kepada teman sejawat. Tidak perlu malu dalam bertanya jika memang belum tahu mengenai penggunaan aplikasi dan tidak perlu pelit untuk berbagi ilmu kepada teman sejawat bila kita sudah paham. Yang terakhir bisa dengan menonton tutorial pada tayangan video yang terdapat pada internet. Dengan menonton tutorial kita bisa langsung mengaplikasikannya.

 

Itulah berbagai trik jitu yang bisa dimanfaatkan agar pembelajaran daring menjadi seru bagi para guru. Marilah kita terus bersemangat dalam menjalani pembelajaran baik secara daring maupun luring. Jangan menyerah ,semua ini pasti bisa dilewati bersama-sama. Ingat kita adalah garda terdepan untuk mendidik para generasi bangsa dan pastinya memajukan Indonesia. Selamat berjuang. Salam sehat untuk para guru. O iya, Selamat mencoba tipsnya juga ya. Terimakasih.

Teori masuknya Islam dan bentuk akulturasi Islam

 Teori masuknya Islam dan bentuk akulturasi Islam





Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

 Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia.




Kamis, 15 Juli 2021

10 Cara Meningkatkan Prestasi di Sekolah

 10 Cara Meningkatkan Prestasi di Sekolah.




Macam-Macam Layanan Bimbingan dan Konseling

 Macam-Macam Layanan Bimbingan dan Konseling